Media Raya Org

SUMBER UTAMA INFORMASI ANDA

BSN Gelar FKP Dan Luncurkan SPARTA V2 Untuk Perkuat Layanan Kemetrologian Nasional


Loading

MediaRaya.Org – Pengukuran yang akurat menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan, baik di sektor industri, perdagangan, kesehatan, lingkungan, maupun berbagai bidang strategis lainnya. Untuk memperkuat layanan tersebut, Badan Standardisasi Nasional (BSN) terus meningkatkan kualitas layanan kemetrologian sekaligus memperkuat ketertelusuran pengukuran nasional.

Upaya itu dilakukan BSN melalui Deputi Bidang Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) dengan menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Layanan SNSU 2026 secara daring pada Kamis (17/9/2026). Forum tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran SPARTA V2, aplikasi layanan SNSU dengan sejumlah pembaruan fitur.

Mengusung tema “Penguatan Pengukuran yang Akurat untuk Mendukung Keputusan yang Tepat: Membangun Layanan SNSU BSN untuk Kebutuhan Masyarakat”, FKP menjadi ruang dialog antara BSN dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Melalui forum ini BSN menyampaikan pembaruan layanan kemetrologian sekaligus menghimpun masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai kebutuhan ketertelusuran pengukuran di berbagai sektor strategis.

Pelaksanaan FKP juga merupakan bagian dari upaya BSN dalam memastikan penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan secara transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di Lingkungan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.

“Upaya ini kami lakukan untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan, karena masukan-masukan ini menjadi umpan balik bagi kami untuk selalu meningkatkan kualitas layanan,” ujar Deputi Bidang SNSU BSN, Y. Kristianto Widiwardono, saat membuka FKP.

SPARTA V2 Hadir dengan Fitur Baru

Salah satu pembaruan yang diperkenalkan dalam forum tersebut adalah SPARTA V2 yang dapat diakses melalui sparta.bsn.go.id. Versi terbaru aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan transparansi dalam mengakses berbagai layanan SNSU BSN.

Aplikasi ini menghadirkan sejumlah pembaruan fitur, antara lain layanan kalibrasi dan pengukuran, uji profisiensi, serta bahan acuan. SPARTA V2 juga dilengkapi fitur rekalibrasi alat pelanggan dalam satu klik, pengingat rekalibrasi alat pelanggan, serta pelaksanaan uji profisiensi yang terintegrasi dalam aplikasi.

“Jadi dalam aplikasi Sparta versi yang baru ada penambahan dan perbaikan fitur, juga peningkatan aspek keamanan sistem, sehingga lebih transparan, mudah, dan nyaman. Aplikasi SPARTA V2 mulai efektif digunakan mulai 18 September 2026,” ungkap Kristianto.

388 Lingkup Layanan Terakreditasi KAN

Selain memperbarui sistem layanan digital, SNSU BSN terus mengembangkan cakupan layanan untuk mendukung ketertelusuran pengukuran nasional, yang meliputi layanan pengukuran dan kalibrasi, uji profisiensi, serta penyediaan bahan acuan.

Saat ini, Layanan SNSU BSN mencakup 388 lingkup yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan 165 lingkup yang telah diakui secara internasional melalui Calibration and Measurement Capabilities (CMC).

Sepanjang tahun 2025, BSN juga telah menerbitkan sebanyak 2.549 sertifikat kalibrasi untuk berbagai sektor strategis. Ke depan, SNSU BSN juga akan terus mengembangkan lingkup dan jenis layanan baru untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan di bidang pengukuran.

Tegaskan Komitmen Antikorupsi

Dalam FKP tersebut, BSN juga menegaskan komitmennya terhadap penyelenggaraan layanan publik yang transparan dan bebas dari praktik korupsi.

Kristianto menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan layanan publik SNSU mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada BSN.

“Jadi seluruh biaya yang dibebankan kepada pengguna layanan sesuai dengan PP Tarif dan peraturan resmi yang berlaku. Kami tegaskan seluruh pegawai BSN tidak meminta atau menerima gratifikasi dalam bentuk apapun,” kata Kristianto.

Jika pelanggan menemukan adanya pelanggaran terhadap pelayanan SNSU BSN, dapat melaporkannya melalui Sistem Pelaksanaan Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system) BSN.

FKP Layanan SNSU 2026 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan kementerian/lembaga, laboratorium kalibrasi, laboratorium pengujian, organisasi masyarakat, pelaku usaha, akademisi, pakar serta media massa.

Masukan yang diperoleh melalui forum ini menjadi salah satu bahan bagi BSN dalam pengembangan dan peningkatan layanan SNSU agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung penguatan ekosistem pengukuran nasional.

Sumber